Teori Keadilan | SUGALILAWYER.COM - SUGALILAWYER.COM
Menu
Punya Masalah Hukum ?....Konsultasikan Dengan Kami Via WhatsApp Service 081312033333

Teori Keadilan

Mar
09
2022
by : Sugali, SH, MH. Posted in : Blog, Catatan Hukum

teori keadilan

Teori Keadilan – Definisi keadilan menurut Plato, bahwa keadilan terwujud pada kenyataan dimana setiap orang menjalankan tugasnya masing-masing dan tidak suka bikin onar. Satu negeri dikatakan adil jika para pedagang, pembantu dan pemimpin melaksanakan tugasnya masing-masing tanpa mencampuri urusan kelompok lain.[1] Bahwa untuk dapat memahami lebih jauh tentang bekerjanya Keadilan dalam jiwa tiap-tiap individu manusia, Plato menelaah sifat manusia dalam konteks yang sangat luas, yakni dalam kaitannya dengan sebuah “Negara Kota” disebutkan :[2]

  1. Di dalam suatu masyarakat yang adil, tiap warganya harus dapat memainkan perannya (fungsi kemasyarakatannya) yang paling sesuai dengan dirinya demikian juga halnya, dalam aset-aset ekonomi perorangan.
  2. Keadilan hanya akan menjadi pemenang ketika akal (naluri) juga menang dan selera serta nafsu binatang semestinya diletakkan (dikendalikan) sedemikian rupa pada tempat sesuai tatanan masyarakat yang berkeadilan hanya akan dapat tercapai sepanjang akal manusia beserta keseluruhan prinsip-prinsip rasional lainnya dapat memandu penyelenggaraan dari elemen-elemen masyarakat, selain itu yang tidak kalah penting.

 

Masih dalam kaitanya dengan keadilan, dalam teori keadilan yang dikemukakan oleh Aristoteles”.[3]

“Keadilan akan terjadi apabila kepada seseorang diberikan apa yang menjadi miliknya. Seseorang dikatakan berlaku tidak adil apabila orang yang mengambil lebih dari bagian semestinya. Orang yang tidak menghiraukan hukum juga adalah orang yang tidak adil, karena semua hal yang didasarkan pada hukum dapat dianggap adil. Jadi keadilan adalah penilaian dengan memberikan kepada siapapun sesuai dengan apa yang menjadi haknya, yakni dengan bertindak proporsional dan tidak melanggar hukum”.

 

[1] Mahmutarom, HR, Rekonstruksi Konsep Keadilan, Badan Penerbit UNDIP, Semaang, 2016, hlm.36.

[2] Darji Darmodiharjo dan Shidarta, Pokok-pokok Filsafat Hukum, Apa dan Bagaimana Filsafat Hukum Indonesia, Cet. Kelima, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2004, hlm. 167.

[3] Ibid, hlm. 178.

artikel lainnya Teori Keadilan

Tuesday 13 December 2022 | Blog, Catatan Hukum

SEJARAH ADVOKAT INDONESIA Advokat  telah dikenal sejak zaman Romawi, yang profesinya disebut dengan nama “officium nobilium”,…

Friday 5 November 2021 | Blog

PROFESI HUKUM KODE ETIK Kode etik berasal dari kata, “Kode”, artinya ‘tanda yang disetujui’ dengan maksud…

Saturday 29 January 2022 | Blog, Catatan Hukum

Peraturan Mahkamah Agung RI (PERMA) No.1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan terdapat beberapa hal…

Wednesday 9 March 2022 | Blog, Catatan Hukum

TINDAK PIDANA KORUPSI   Pengertian tindak pidana korupsi sendiri adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperkaya diri…

Jl. Galaksi 1 No. 8 LobuntaLand, Banjarwangunan, Mundu, Cirebon JAWA BARAT 45173
0231-8512010
081312033333
sugalilawyer@gmail.com