Kode Etik Profesi Advokat | SUGALILAWYER.COM - SUGALILAWYER.COM
Menu
Punya Masalah Hukum ?....Konsultasikan Dengan Kami Via WhatsApp Service 081312033333

Kode Etik Profesi Advokat

Dec
13
2022
by : Sugali, SH, MH. Posted in : Blog, Catatan Hukum

Kode Etik Profesi Advokat

A. Hakikat Profesi Advokat dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat

Kode etik dan ketentuan Dewan Kehormatan Profesi Advokat yang telah ditetapkan oleh Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI), Himpunan Advokat dan Pengacara Indonesia (HAPI), Serikat Pengacara Indonesia (SPI), Asosiasi Konsultan Hukum Indonesia (AKHI), Himpunan Konsultan Pasar Modal (HKPM), pada tanggal 23 Mei 2002 dinyatakan memiliki kekuatan hukum secara mutatis mutandis menurut Undang-Undang ini sampai ada ketentuan yang baru yang dibuat Organisasi Advokat.

 

B. Rumusan Etika Profesi Advokat dalam Kode Etik Advokat Indonesia Tahun 2002

Advokat sebagai profesi terhormat (officium nobile) yang dalam menjalankan profesinya berada di bawah perlindungan hukum, Undang-undang dan Kode Etik, memiliki kebebasan yang didasarkan kepada kehormatan dan kepribadian advokat yang berpegang teguh kepada kemandirian, kejujuran, kerahasiaan dan keterbukaan.

 

C. Fungsi dan Tujuan Kode Etik Profesi Advokat

Kode etik mengenai advokat tidak dimaksudkan untuk mengurangi atau menghambat kemandirian profesi, yang memiliki kewajiban mulia atau terpandang (officium nobile). Sebaliknya, kode etik advokat merupakan hukum tertinggi dalam menjalankan profesi, yang berfungsi menjamin dan melindungi, tetapi membebankan kewajiban kepada setiap advokat untuk jujur dan bertanggung jawab dalam menjalankan profesinya baik kepada klien, pengadilan, teman sejawat, negara atau masyarakat, hukum yang berlaku, dan terutama kepada dirinya sendiri.

 

D. Penegakan Kode Etik Profesi Advokat

Pelanggaran kode etik dapat ditindak berdasarkan UndangUndang Nomor 18 tahun 2003 Tentang Advokat,220 dan Kode Etik Advokat Indonesia Tahun 2002. 221 Penindakan terhadap pelanggaran kode etik dilaksanakan oleh Dewan Kehormatan yang berwenang memeriksa dan mengadili advokat yang melanggar kode etik. Pemeriksaan dilakukan melalui dua tingkatan, yaitu tingkat pertama Dewan Kehormatan Cabang dan tingkat akhir Dewan Kehormatan Pusat. Pengaduan dilakukan pada Dewan Kehormatan Pusat atau Cabang dari organisasi advokat teradu menjadi anggota. Pengaduan dapat diajukan oleh pihak yang merasa dirugikan, yaitu klien, teman sejawat advokat, pejabat pemerintah dan masyarakat.

artikel lainnya Kode Etik Profesi Advokat

Friday 12 October 2018 | Blog

Acara Pemeriksaan Setempat –  Salah satu hal yang erat kaitannya dengan hukum pembuktian adalah “pemeriksaan setempat”,…

Saturday 5 March 2022 | Blog

SURAT PERJANJIAN  KERJA  HARIAN   Yang bertanda tangan  di bawah ini : Nama     : Alamat   :…

Thursday 10 March 2022 | Blog, Hukum Pidana

Hakikat pembaharuan hukum pidana menurut Barda Nawawi Arief adalah : “Suatu upaya untuk melakukan reorientasi dan…

Thursday 10 March 2022 | Blog, Hukum Pidana

Tindak Pidana Korupsi – Sebelum membahas pengertian tindak pidana korupsi, terlebih dahulu perlu diketahui mengenai Pengertian…

Jl. Galaksi 1 No. 8 LobuntaLand, Banjarwangunan, Mundu, Cirebon JAWA BARAT 45173
0231-8512010
081312033333
sugalilawyer@gmail.com